Letters to Mr. Flavus

Saya membayar mahal untuk masuk ke sebuah gedung almamater. Saya membayar mahal untuk belajar dari mereka yang mengingat. Saya membayar mahal untuk menghafal. Saya membayar mahal bukan untuk mengerti. Saya membayar mahal untuk diprogram menjadi almamater itu sendiri. Saya membayar mahal untuk tidak menjadi saya.Saya membayar mahal untuk mendapatkan huruf ‘A’, tetapi bukan untuk ilmu. Saya membayar mahal untuk mengamankan masa depan saya, bukan untuk memaknai segala masa dalam hidup. Saya membayar mahal untuk dikurung dalam sebuah penjara. Saya membayar mahal untuk tidak merdeka.

Saya membayar mahal untuk men-tidak-manusiakan diri saya.

Saya berterima kasih kepada Sang Khalik, karena saya tidak perlu membayar untuk ilmu dan kebebasan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s