Indonesia Perlu Membangun Nuklir

Takehiko Mukaiyama, seorang peneliti di bidang nuklir dari JICC Jepang, pada sebuah seminar tentang krisis nuklir di Fukushima yang diselenggarakan di BATAN (7/2) lalu, menyatakan bahwa “Indonesia perlu membangun Nuklir”. Pertumbuhan Industri di Indonesia hanya 6 persen. Maka dari itu perlu energi nuklir agar produksi dapat meningkat.”, ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa penggunaan minyak bumi dan batu bara tidaklah efisien. “Di Jepang, setelah Fukushima, kami memakai energi batu bara dan minyak bumi. Sangat tidak efisien. Produksi yang semula 35% kini menurun menjadi 17%..”. Menurutnya, Indonesia bisa membangun nuklir. Namun,  Indonesia perlu mewaspadai jumlah bahan yang ada untuk membangun PLTN tersebut, karena Indonesia masih memliki bahan yang kurang. Indonesia juga perlu mewaspadai keamanan dalam pembangunan reaktor tersebut. “Jangan seperti kejadian di Fukushima. Kurangi risiko sekecil mungkin.”

Kepala BATAN Prof. Dr. Djarot Wisnubroto menganggapi tanggapan masyarakat bahwa Indonesia tidak dapat membangun PLTN karena rentan gempa, optimis Indonesia dapat membangun nuklir. “Tidak semua daerah di Indonesia rentan gempa, pasti ada yang tidak.”, ujarnya saat ditemui di gedung BATAN (7/2). “Kita pasti bisa membangun sebuah PLTN”. Ia juga menambahkan bahwa hasil studi nuklir yang selama ini dilakukan sejak 2011 sudah mencapai 70% dan akan segera disampaikan pemerintah. “Semua keputusan ada di tangan pemerintah, tentang pembangunan PLTN ini. Kami hanya menyampaikan hasil studi ini. Kami bahkan tidak terlibat dalam pengorperasiannya.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s