Filsafat Menurut Saya : Mengapa Kita Belajar?

Sewaktu kecil, saya selalu ingat bagaimana orang tua selalu menyuruh saya untuk belajar. Saya selalu bingung mengapa saya harus melakukan itu. Ketika saya bertanya kepada mereka, mereka selalu berkata “Supaya kamu jadi pintar”. Saya ingin sekali bertanya lagi kepada mereka, “Mengapa kita harus menjadi pintar?”, tapi saya tahu mereka tidak akan menjawabnya.  Seumur hidup saya, saya terus belajar. Mulai dari umur saya kecil, sampai umur saya 18 tahun, saya selalu belajar tanpa memaknainya.

Kemudian, saya menyadari dalam diri saya memiliki sebuah rasa keingintahuan yang sangat besar. Saya selalu ingin mempelajari sesuatu, entah itu saya sukai atau tidak. Tetapi saya ingin sekali mempelajarinya. Entah mengapa, ketika saya sudah mengetahui apa yang harus saya ketahui, saya merasa puas. Dari situ, saya memahami bahwa, dalam diri manusia akan selalu ada rasa ingin tahu, selalu akan ada pertanyaan, dan saya percaya bahwa setiap orang memiliki berbagai pertanyaan dalam hidupnya. Yang saya tidak yakin adalah apakah mereka ingin menjawab pertanyaan itu atau tidak. Tetapi, saya percaya bahwa setiap orang, jika mereka benar-benar ingin menjawab pertanyaan mereka, tidak ada cara lain selain mencari jawabannya, dan tidak ada cara lain selain belajar. Itulah pengertian belajar, sebuah proses manusia dimana mereka ingin mencari tahu jawaban dalam diri kita.

Pertanyaan tidak hanya berwujud sebuah kata-kata penuh kebingungan yang selalu kita ucapkan pada guru kita. Pertanyaan juga terkadang berwujud lain. Saya pada saat sebelum menulis ini, saya sedang berpikir untuk menulis sebuah cerita atau membuat sebuah komik. Tapi saya tahu saya tidak bisa melakukannya karena saya masih belum mengerti cara yang tepat untuk melakukannya. Saat itu, saya benar-benar kesal, karena ketika saya ingin melakukan sesuatu, tetapi tidak tahu caranya, itu membuat saya merasa terpukul.

Saya juga memiliki kisah lain tentang pertanyaan. Di dalam kitab suci saya, selalu diajarkan untuk saling mengasihi. Tetapi, saya selalu bertanya, bagaimana cara kita mengasihi orang lain, jika setiap orang punya cara yang berbeda-beda untuk dikasihi? Tentunya, kita harus memahami setiap orang yang ingin kita kasihi, dan itu kita dapat dengan mempelajari orang tersebut.

Itulah yang menjadi pertanyaan dalam diri saya. Jadi, apa itu pertanyaan? Pertanyaan adalah sesuatu yang muncul ketika kita tidak mengetahui sesuatu, saat kita ingin mengetahui sesuatu tersebut.

 

Itu saja yang ingin saya sampaikan kepada anda, singkat saja, tidak ingin panjang-panjang. Mungkin, ketika anda membaca ini, anda berpikir bahwa saya ini pintar, atau mungkin anda berpikir saya adalah yang sebaliknya, atau mungkin ada pemikiran yang lain tentang saya. Tetapi, ketahuilah, diri saya adalah seorang pelajar, yang selalu menjawab berbagai macam pertanyaan dalam dirinya. Saya yakin, begitu juga diri anda. Setiap kita adalah seorang pelajar. Yang membedakan kita adalah pilihan kita atas pertanyaan yang ingin kita jawab, dan bagaimana cara kita menjawabnya.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s