13/21. Life & Renungan : Fokus

“Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku.”-Filipi 3:13

Melihat ke belakang. Mungkin ketika mendengar atau membaca kata ini, kita terajak untuk memutar kepala kita ke belakang, atau teringat akan masa lalu kita. Tentunya, anda tahu hari ini tidak mengajak anda untuk memutar kepala anda ke belakang, tetapi untuk tidak mengungkit-ungkit kembali masa lalu anda. Mengungkit berarti tidak melepaskan masa lalu anda, dan anda masih dibayang-bayangi olehnya. Ini sangat berbahaya jelas, karena jika anda ada di dalam situasi ini, lebih baik anda cepat-cepat melihat ke depan dan konsentrasikan diri anda ke depan, karena jika tidak, tujuan anda tidak pernah tercapai.

Contoh kisah tentang ‘melihat ke belakang’ ada di alkitab, dan mungkin anda pernah mendengar cerita ini. Lot dan keluarganya pergi dari Sodom dan Gomora, karena kota itu segera dihancurkan Tuhan. Tuhan menyuruh mereka untuk tidak melihat ke belakang selama mereka pergi dari kota itu. Tetapi, istri Lot, malah melihat ke belakang, dan akhirnya menjadi tiang garam. Di sini, terjadi sebuah kesalahan yang dilakukan istri Lot, dimana Ia tidak fokus untuk selamat, dimana keselamatan itu hanya ada di dalam Allah dan perintah-Nya, tetapi malah mendengarkan godaan dalam dirinya untuk melihat ke belakang, dan akhirnya Ia pun menjadi tiang garam.

Itulah yang terjadi ketika seseorang tidak fokus untuk mencapai tujuannya, maka Ia akan kehilangan tujuannya. Ada seorang anak kecil bernama Thomas Alva Edison, singkatnya kita sebut saja Edison. Edison kecil selalu di-cap oleh guru sekolahnya “bodoh” dan “tidak akan sukses” ke depannya karena nilai ujian yang selalu jelek dan prestasinya di kelas yang buruk. Jika Edison mendengarkan perkataan gurunya dan terbebani oleh nilai ujiannya yang buruk, maka di masa depan Ia tidak akan menemukan lampu. Tetapi, Edison melupakan perkataan gurunya itu dan maju ke depan, fokus pada tujuannya. Ia berkata “Selembar kertas ujian tidak akan menentukan masa depanku”.

Kata ‘belakang’ itu juga memiliki makna lain selain masa lalu. Kata belakang itu juga berarti sesuatu yang memberatkan anda untuk tujuan anda, saya sering menyebutnya sebagai Liabilitas. Seperti misalnya teman yang selalu mencemooh atau sesuatu di dalam diri anda yang sebenarnya menyulitkan anda tetapi anda tidak ingin melepaskannya, misalnya hasrat anda. Liabilitas itu perlu anda sadari, kemudian anda tinggalkan, dan fokus untuk mengembangkan Aset yang anda miliki untuk mewujudkan tujuan anda. Aset adalah sesuatu yang mendukung anda mencapai tujuan anda, misalnya talenta dan potensi anda dan orang-orang yang selalu mendukung anda. Perkataan yang bersifat loathing, melemahkan diri sendiri, seperti yang diucapkan oleh guru Thomas Alva Edison, adalah sebuah Liabilitas. Namun, kepercayaan diri Thomas Alva Edison adalah asetnya, dan Ia pun berhasil mengembangkan fokus untuk asetnya itu.

Fokuslah dalam hidup anda, karena fokus adalah bukti bahwa anda ingin mencapai tujuan hidup anda. Seberapa besar keinginan anda untuk mencapai tujuan anda. Tuhan memberikan kita kemampuan untuk mengalahkan godaan dari si jahat untuk meraih tujuan hidup kita, dan Tuhan. Maka pakailah dengan baik. Oh ya, saya ingin mengatakan, bahwa Fokus adalah salah satu dari banyak talenta yang anda miliki dalam diri anda.

Saya ingin menutup renungan hari ini dengan sebuah doa singkat :

“Tuhan, hadirlah di dalam diriku, dan alihkan perhatianku selalu pada tujuan hidupku, bukan pada godaan yang akan menjatuhkanku kedalam jurang yang dalam. Amin”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s