11/21. Review : 5 Album Indonesia Terbaik! (Versi Januari 2013)

1. Chrisye, Yockie Suryoprayogo, Eros Djarot, dan Berlian Hutauruk – Badai Pasti Berlalu

Image

rahmat.multiply.com

Tidak heran jika album ini masuk 150 album terbaik Indonesia versi Rolling Stone. Album ini adalah sebuah karya seni yang luar biasa. Perpaduan permainan piano dan synthesizer dari Yockie yang melodis, Vokal Chrisye dan Berlian Hutauruk yang harmonis mengisi suasana lagu, serta musik dan lirik dari Eros Djarot yang membahas cinta secara luar dan dalam, mulai dari percintaan sampai patah hati lengkap semua. Album ini memang sudah di-remix oleh Erwin Gutawa dan Chrisye di tahun berikutnya, namun, masih belum bisa mengalahkan masterpiece yang satu ini.

Simak lagu berikut : Pelangi, Merpati Putih, Matahari, E&C&Y.

2. Dewa 19- Pandawa Lima

Image

musik-q.blogspot.com

Pertama kali mendengarkan album ini, mulai dari lagu pembukanya saja, “Kirana”, anda akan sulit mengatakan ini adalah album Dewa 19 jika tidak mendengar suara Ari Lasso. Album ini memang sangat berbeda dengan album-album Dewa 19, dan ini adalah album lanjutan eksperimen Dewa 19 di Terbaik-Terbaik. Hanya saja dengan eksperimen yang lebih matang. Dengar saja permainan gitar Andra yang ‘anti-slip’ dan permainan efek yang dihasilkan, memiliki sound yang enak dan unik. Permain bas Erwin, meskipun ketika itu Erwin tidak berkolaborasi penuh karena narkoba, juga lebih melodis. Wong Aksan, yang hadir di album itu sebagai drummer baru Dewa 19, juga memainkan irama yang bagus meskipun agak jazz. Ahmad Dhani juga kembali melakukan eksperimen suara-suara pada synthtesizer-nya seperti di album terbaik-baik, hanya saja kali ini dengan sound yang lebih banyak. Mungkin yang tidak berubah dari album ini adalah suara Ari Lasso, meskipun direndahkan dalam proses mixing, namun memberi ciri khas Dewa 19 di album inim dan masih tetap indah untuk didengar. Lirik dalam album ini juga berkembang dari Terbaik Terbaik, lebih puitis, dan lebih kompleks dengan bahasa dan makna yang kaya. Coba saja terjemahkan “Kirana”, dan “Aspirasi Putih”. Sound album ini juga ada sedikit pengaruh alternative dari band-band seperti Nirvana dan U2. Album ini memang agak rumit untuk didengar, tapi tetap ini adalah album yang enak.

Simak Lagu Berikut : “Kirana”, “Aku Disini Untukmu”, “Sebelum Kau Terlelap”, “Satu Sisi”, “Suara Alam”

3. Peterpan – Hari Yang Cerah

Image

spotlirik.com

Banyak yang bilang album ini kalah jauh dibandingkan dengan album Peterpan yang sebelumnya, Bintang Di Surga. Tetapi, sebenarnya album ini adalah album terbaik yang pernah dimiliki peterpan. Pendewasaan pada lirik dan musik, juga album yang memiliki konsep yang terarah, yang menggambarkan situasi band yang sedang kacau saat itu dengan hilangnya 2 anggota mereka. Lirik memang sebagian besar sedih, namun masih ditulis dengan indah. Musik, mulai dari sound gitar Lukman, suara keyboard dan Synthesizer yang dibuat oleh seorang personil tambahan, dan suara Ariel yang benar-benar mellow mewarnai album ini. Meskipun ada beberapa musik (bukan lirik) yang agak keluar dari keseluruhan konsep album tersebut, tetapi album ini masih enak didengar. Hanya saja dikeluarkan pada masa yang salah, dan album ini memang tidak sesuai dengan selera masyarakat yang menyukai Pop dan Melayu, dimana album ini menawarkan nada pop yang dicampur dengan alternative.

Simak lagu berikut : Sally Sendiri, Hari Yang Cerah Untuk Jiwa Yang Sepi, Kota Mati, Dunia Yang Terlupa

4. Efek Rumah Kaca – Efek Rumah Kaca

Image

id.Wikipedia.org

Album pertama dari band indie Indonesia, Efek Rumah Kaca, ini memang adalah sebuah album yang layak untuk dinikmati pencipta musik. Lirik-lirik yang kontroversial mulai dari homoseksualisme hingga stereotipe lagu melayu ada di album ini. Belum lagi permainan musik yang menggabungkan konsep pop dan alternative yang enak untuk didengar. Ketiga personil dari band ini tidak ada yang dominan, dan semuanya kompak dalam membuat sound, inilah yang membuat sinergi di album ini terasa. Album yang keren!

Simak lagu berikut : Jatuh Cinta Itu Biasa Saja, Cinta Melulu, Desember, Bukan Lawan Jenis, Melankolia

5. Naif – Titik Cerah

Image

Wikipedia.org

Album ini adalah album NAIF yang ketiga, dan sejauh saya dengar albumnya, tiga album pertama adalah album terbaiknya karena masih memiliki konsep yang jelas, dan menggambarkan ciri khas NAIF. Di antara ketiga album itu, saya memilih ini sebagai album terbaik, karena mixing yang baik, serta warna musik yang tidak lagi retro seperti kedua album sebelumnya. Lirik yang sederhana tidak seperti album sebelumnya, ditambah keempat personil bermain dengan kompak membentuk sebuah sound yang santai untuk didengar. NAIF lebih banyak bereksperimentasi dengan musik-musik balada, country, 80’s pop, musik retro ala 50-an (tidak begitu kental), dan rock.

Simak lagu berikut : Aku Rela, Dia adalah Pusaka Sejuta Umat Manusia, Jikalau, Elton John, Tidurlah, Hidup Itu Indah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s