10/21. Research : Lembaga Pers (Le Presse) pt. 1

Pers Secara Etimologi berasal dari kata :

Pers : Belanda
–    Press : Inggris & Amerika Serikat
–    Presse : Prancis
–    Pressare-premere : Latin
Yang kesemuanya memiliki arti menekan / mencetak.

Majalah tablet (atas kiri), Radio (atas kanan), Koran (bawah)

Majalah tablet (atas kiri), Radio (atas kanan), Koran (bawah)

Pers dalam arti sempit  adalah media cetak saja, seperti majalah atau surat kabar.
Pers dalam arti luas adalah media cetak + media elektronik seperti Radio (kanan atas), TV (kanan bawah), film (documenter atau propaganda) , atau majalah tablet (gambar kiri atas).

Secara hukum, menurut UU No.40 tahun 1999 (UU ini dibuat pada masa B.J. Habibie, era awal reformasi), pers adalah :
1.    Lembaga Sosial
2.    Wahana Komunikasi Masyarakat
3.    Yang melakukan kegiatan jurnalistik seperti mencari, meliput, memiliki, menyimpan, memperoleh dan menyiarkan informasi dalam bentuk audio, visual, audio visual, data, atau grafik.

Sedangkan menurut Ilmu Komunikasi (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) :
1.    Usaha pencetakan/penerbitan
2.    Usaha pengumpulan dan penyampaian berita
3.    Yang melakukan kegiatan jurnalistik
Fungsi Pers :
1.    Sebagai Media : Kontrol Sosial, Informasi, Pendidikan dan Hiburan.
2.    Sebagai Lembaga Ekonomi.

Sebagai Kontrol Sosial harus memiliki 4 unsur berikut :
1.    Social Participation
2.    Social Support
3.    Social Control
4.    Social Responsibility
Social Control punya fungsi sbb :
1.    Menjaga dan melindungi HAM
2.    Mengawasi administrasi/birokrasi pemerintahan
3.    Meningkatkan kesejahteraan umum
4.    Memperjuangkan keadilan dan Kebenaran
5.    Mengembangkan pendapat umum
Peranan Pers menurut UU pasal 66  no.40 tahun 1999 :
1.    Memenuhi hak masyarakat untuk mengetahui (transparan)
2.    Menegakkan nilai dan dasar demokrasi, menegakkan supremasi hukum dan menghargai kebhinekaan
3.    Mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi yang tepat, akurat dan benar.
4.    Melakukan penguasaan koneksi, kritik dan saran terhadap hal2 yang berkaitan dengan kepentingan umum.
5.    Memperjuangkan keadilan dan kebenaran.
Perkembangan Pers di Indonesia :

Perkembangan Media di zaman Pergerakan :Bataviase Nouvelles (Atas), Medan Prijaji (Bawah Kiri), Mas Raden Tirto Hadisurjo (Bawah Kanan)

Perkembangan Media di zaman Pergerakan :
Bataviase Nouvelles (Atas), Medan Prijaji (Bawah Kiri), Mas Raden Tirto Hadisurjo (Bawah Kanan)

A.  Zaman Pergerakan
1.    Surat kabar pertama = Bataviase Nouvelles, terbit tanggal 7 Februari 1744, masa gubernur jendral Van Imhoff.
2.    5 Agustus 1810, terbit sebuah surat kabar kedua bernama De Bataviasche Koloniale Courant. Zaman Gubernur Jendral Daendels.
3.    Tahun 1854, Mingguan Berita Pertama yang bernama Bromartini, koran asli Indonesia bahasa Melayu dan Jawa.
4.    Surat Kabar Medan Prijaji 1907, pimpinan Mas Raden Tirtohadisurjo.

5.    Sesudah surat kabar Medan Prijaji, muncul banyak surat kabar partai seperti Darmokondo (Partai Parindra), Sarotama (Partai Sarikat Islam), Penggugah (Indische Partij)
B.    Periode Kemerdekaan (1945-1950)
Sebagai alat mempertahankan kemerdekaan Indonesia dan perjuangan diplomasi dalam forum internasional.
C.    Periode Liberalisme (1950-1959, UUDS 1950)
a.    Sebagai pranata sosial masyarakat demokrasi yang bebas sesuai sistem liberal berdasar UUDS 1950.
b.    Kebebasan pers dimanfaatkan secara tidak bertanggung jawab. Hampir semua surat kabar membawa perjuangan politik sebuah partai. Sehingga, pers tidak bersifat independen, tapi digunakan untuk mencaci-maki lawan politiknya.
c.    Karena hal yang tadi, etos pers nyaris hancur, karena bukannya menyebarkan kepentingan umum malah kepentingan pribadi (partai politik).
3.    Periode Orde Lama (1959-1965, Demokrasi Terpimpin)

Perkembangan Pers Zaman Orde Lama :Atas Kiri dan Kanan : Iklan Pada Masa Itu
Bawah : Presiden Pertama, Soekarno

Perkembangan Pers Zaman Orde Lama :
Atas Kiri dan Kanan : Iklan Pada Masa Itu
Bawah : Presiden Pertama, Soekarno

a.    Memulihkan berlakunya UUD’45 dan manifesto politik Orde Lama serta menciptakan dominasi PKI dng Nasakom sebagai Ideologi (propaganda).
b.    Mengeluarkan peraturan untuk lebih mengetatkan pengawasan terhadap pers (seluruh pers harus mengajukan Surat Izin Terbit / SIT, dengan mencantumkan juga pernyataan mendukung manipol-usdek).
c.    Pers = Alat perjuangan politik ideologi.
d.    Pers = Alat perjuangan revolusi yang belum selesai

 

 

 

 

 

 

4.    Periode Orde Baru (1966-1998)

Perkembangan Pers Pada Masa Orde Baru : Majalah Hai (Atas Kiri), Koran Merdeka (Atas Kanan), Buku SIUPP (Bawah Kiri), Majalah Times yang meng-headline-kan Presiden Kedua Indonesia, Soeharto (Bawah Kanan)

Perkembangan Pers Pada Masa Orde Baru :
Majalah Hai (Atas Kiri), Koran Merdeka (Atas Kanan), Buku SIUPP (Bawah Kiri), Majalah Times yang meng-headline-kan Presiden Kedua Indonesia, Soeharto (Bawah Kanan) 

a.    Ada usaha meletakkan sendi-sendi kelembagaan pers nasional di bawah Pancasila dan UUD’45 dengan keluarnya UU No.11/1966 tentang pers.
b.    Pengamalan Pancasila di jurnalistik menjadi jantung kelembagaan pers : Manifestasi Peranan Pers & Kewajiban Pers sebagai lembaga.
c.    Departemen Penerangan = Alat Kontrol Pers
d.    Penerbitan Pers harus ada SIUPP (Surat Izin Usaha Penerbitan Pers) yang diberikan departemen penerangan.
5.    Era Reformasi (1998-sekarang).

a.    Pers tumbuh sebagai pengawal reformasi.
b.    SIUPP dicabut.
c.    Lahir UU Pers baru : UU No.40 Tahun 1999
d.    Dibubarkannya Departemen Penerangan (zaman Gus Dur)

 

 

 

 

 

5.    Era Reformasi (1998-sekarang).

a.    Pers tumbuh sebagai pengawal reformasi.
b.    SIUPP dicabut.
c.    Lahir UU Pers baru : UU No.40 Tahun 1999
d.    Dibubarkannya Departemen Penerangan (zaman Gus Dur)

Perkembangan Media di Zaman Reformasi :Ditandai dengan munculnya pendapat masyarakat di Twitter, dan banyak berita-berita yang disertai dengan headline-headline unik dari lembaga pers yang di-share di situs tersebut.

Perkembangan Media di Zaman Reformasi :
Ditandai dengan munculnya pendapat masyarakat di Twitter, dan banyak berita-berita yang disertai dengan headline-headline unik dari lembaga pers yang di-share di situs tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s