6/21. Renungan : Kasihilah Sesamamu Manusia

Image

Jesus Loves You (inspiiration-for-singles.com)

 

 

Ibrani 3:13

“Tetapi nasihatilah seorang akan yang lain setiap hari, selama masih dapat dikatakan “hari ini”, supaya jangan ada di antara kamu yang menjadi tegar hatinya karena tipu daya dosa.”

Terkadang, kita bisa kesal pada teman kita, karena perbuatannya. Entah itu ditujukan kepada kita atau bukan. Dari kekesalan itu, muncullah pikiran negatif dari kita tentang orang tersebut, dan sesuadahnya, kita akan melakukan hal negatif padanya.

Tapi, pernah tidak anda berpikir kalau ke-negatifan tersebut itu bukan hal yang baik? Ketika anda melakukan hal negatif kepada orang tersebut, anda tidak akan pernah mengubah orang itu, malah anda akan memperparah semuanya. Belum lagi, diri anda dipenuhi dengan aura negatif yang membuat diri anda juga menjadi negatif. Hal negatif tidak akan pernah mengubah sesuatu menjadi positif. Hanya hal positif yang dapat mengubah sesuatu menjadi positif.

Rasul Paulus hari ini mengatakan pada kita untuk melakukan hal positif pada sesama yang kita kesali itu. Ia mengajarkan untuk menasihati mereka. Menasihati di sini bukan hanya memberikan saran saja, tetapi juga dapat dilakukan dengan memberikan contoh, atau melakukan hal positif. Dengan itu, maka seseorang akan berubah. Dalam kasus ini, tidak hanya ditujukan kepada orang yang anda kesali saja, tetapi juga pada orang yang kesal dengan anda. Jika anda memang merasa apa yang anda lakukan adalah benar, maka ‘berilah nasihat’ kepada mereka.

Bayangkan jika seorang penjahat, yang melakukan suatu kejahatan, dihina dan dicerca terus menerus? Atau diberikan hukuman terus menerus? Tentunya Ia tidak akan berubah, dan malah kembali lagi berbuat jahat. Penjara di Norwegia adalah salah satu contoh  yang bagus untuk perilaku ‘memberikan nasihat’. Di penjara tersebut, para penjahat tidak disiksa, malah diberikan fasilitas dan aktivitas yang dapat menunjang bakat mereka, dan pada akhirnya, penjara tersebut dianggap efektif karena banyak penjara yang bertobat dari kejahatannya.

Selain memberikan nasihat, Yesus juga mengajak kita untuk mendoakan mereka. Mengapa kita harus mendoakan mereka? Andrew Pino pernah mengatakan “Doakanlah orang yang anda benci, itu tidak pasti mengubah mereka, tapi yang pasti, itu mengubah anda”. Ketika anda mendoakan mereka, doa yang positif tentunya, anda telah membuang rasa benci anda, dan segala ke-negatifan yang anda miliki, dan dengan begitu, hadiah yang anda terima adalah, anda telah memastikan bahwa hal yang terjadi pada orang yang anda sesali tidak terjadi pada anda.

Yesus juga pernah mengatakan “kasihilah sesamamu manusia seperti kamu mengasihi diri kamu sendiri”. Jelas disini bahwa sesama kita, dan diri kita sendiri adalah manusia. Yesus ingin mengatakan bahwa kita harus mengasihi sesama kita apapun yang terjadi. Karena kita sesama manusia. Bayangkan jika kasih itu hilang, dan setiap orang membenci satu sama lain ketika ada hal dari orang lain yang mereka sesali. Contoh ekstrim mengenai hal ini adalah para teroris, dimana mereka melakukan teror karena suatu hal yang mereka tidak sukai atau sesali. Kenapa kita tidak ‘memberikan nasihat’ kepada mereka?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s