5/21. Research : Penyebab Jatuhnya Rezim Para Penguasa pt.1

Penyebab Jatuhnya Rezim :

1.       Kusno “Soekarno” Sosrodihardjo.

Soekarno. Beliau adalah Proklamator Indonesia, bersama dengan Mohammad Hatta. Orang yang lahir tahun 1901 di Blitar ini, adalah Presiden pertama Indonesia yang menjabat dari tahun 1945-1966. Sebagai seorang pemimpin, beliau adalah sosok yang paling difavoritkan Indonesia. Bahkan, sebagian orang menganggap dia adalah presiden terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Karenanya, Indonesia tidak pernah malu, dan tidak pernah turun pamor di hapadan bangsa-bangsa lain, terutama Amerika Serikat (“Go To Hell With Your Aid”, katanya kepada White House), Ia bahkan disaluti oleh pemimpin Uni Soviet seperti Nikita Khrushchev (bahkan namanya, Soekarno, menjadi nama masjid terbesar di Russia). Bahkan, Ia adalah salah satu pencetus gerakan non-blok bersama Jozip Broz Tito (Yugoslavia), dan Gamal Abdul Nasser (Mesir).  Karenanya, nama Indonesia menjadi mashyur dan harum namanyal dimana-mana, sebagai sebuah negara independen. Gaya berbicaranya yang kharismatik yang ia dapat dari Haji Oemar Said Cokroaminoto itu, seakan-akan ‘mempromosikan’ Indonesia di seluruh penjuru bumi. Tapi, sayangnya, di balik kharismanya yang luar biasa itu, banyak sesuatu yang buruk yang tertutup dalam pemerintahannya. Seperti misalnya, pemberontakan yang terjadi di mana-mana, ekonomi yang memburuk, dan kinerja pejabat pemerintahan yang tidak kompak dan konsekuen terhadap tugas di depan mata. Sejak tahun 1959, ketika para dewan konstituante tidak dapat merancang Undang-Undang Dasar yang baru, Soekarno mengambil alih pemerintahan, dan dimulainya masa demokrasi terpimpin. Sejak masa itu, Soekarno mulai terlihat seperti menghilangkan nilai-nilai Pancasila (padahal dulu ia yang mengajukan ini ke BPUPKI) dari Pemerintahan Indonesia. Pertama, Beliau menaruh mereka yang menjabat di menteri dan DPR ke DPR-GR. Kedua, Beliau mulai mengarahkan pemerintahan ke arah Nasakom (Nasionalis, Agama dan Komunisme, dan lebih terlihat  sebagai masa dimana Fasisme Atheisme, dan Anti-Demokrasi dimulai, dan Agama hanya sebagai sebuah simbol tak berarti). Ketiga, Di bawah pemerintahan beliau, Indonesia terlihat sebagai ‘antek-antek’ Uni Soviet, alias Komunisme.  Dengan adanya Politik Poros terhadap negara-negara komunisme (Poros Jakarta-Peking, Jakarta-Moscow, Jakarta-Saigon, Jakarta-Pyong Yang, dan Jakarta-Phnom Penh), Indonesia bukan terlihat sebagai negara yang non-blok. Keempat, Ini yang mungkin dianggap paling menyeleweng dari Pancasila, yaitu Presiden Soekarno mulai mengumumkan dirinya menjadi presiden seumur hidup. Ini tentunya mengundang kontroversi dimana-mana, karena sebelumnya Bung Karno dikenal sebagai pejuang Kebebasan dan Demokrasi. Tentunya ini sama saja dengan Diktatorisme, yang bertentangan dengan nilai-nilai itu. Belum lagi, di bawah pemerintahanya, tidak ada perubahan yang cukup besar untuk memajukan Infrastuktur negeri. Selain itu, dibawah pemerintahannya, PKI (Partai Komunis Indonesia), semakin menguat, dan puncaknya adalah pemberontakan G30S/PKI 30 September 1965, yang benar-benar menghancurkan stabilitas politik Indonesia. Juga hubungan dengan negara-negara tertentu seperti Amerika Serikat menjadi hancur (padahal waktu itu Amerika membantu Indonesia dengan meminjamkan uang yang besar untuk membantu membangun infrastruktur Indonesia). Akhirnya, atas pertimbangan MPR, Soekarno diberhentitugaskan, dan dengan keluarnya Supersemar (Surat Perintah Sebelas Maret) 1966, pemerintahan Soekarno alias Orde Lama pun secara resmi berakhir dan berganti ke pemerintahan Presiden Soeharto.

Image

Soekarno di Pemilu tahun 1955 (sumber : 30 tahun Indonesia Merdeka)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s