2/21. Renungan Hari Ini : Teman yang peduli, adalah teman yang mau memberikan pelajaran pada temannya.

Amsal 27 : 6

“Seorang kawan memukul dengan maksud baik, tetapi seorang lawan mencium secara berlimpah-limpah.”

Firman Tuhan hari ini mengajak kita untuk memahami segala sesuatunya dengan positif. Termasuk bagaimana kita menghargai cara teman kita dalam berbuat baik kepada kita.

Manusia diciptakan berbeda satu sama lain, maka dari itu cara yang dilakukan dalam setiap hal berbeda, termasuk berbuat baik. Orang tua kita, yang adalah teman pertama dan terawal kita, terkadang melakukan sesuatu yang seringkali menyebalkan bagi kita, misalnya dengan menasihati kita berulang kali, atau memukul kita ketika kita salah. Memang tidak kita sukai cara itu, tetapi Allah ingin kita melihat sisi positif dari cara yang salah tersebut. Allah ingin kita belajar dari mereka.

Bayangkan teman anda, yang selalu memuja anda setiap hari, tetapi ternyata dia punya maksud tertentu yang tidak anda sukai. Misalnya, dengan memuji anda pintar, tampan, dsb, dan ternyata Ia bermaksud begitu supaya anda jajani di sekolah setiap hari.

Nah, yang mana yang anda pilih?

‘Seorang kawan memukul dengan maksud baik’ juga adalah gambaran dari Tuhan. Terkadang Tuhan memberikan kita sesuatu yang tidak kita sukai, namun disitulah Tuhan ingin belajar dan memahami dari apa yang buruk tersebut, dan ingin kita belajar.

‘Seorang lawan mencium secara berlimpah-limpah’ menggambarkan iblis, dimana ia selalu memakai tipu muslihat dengan topeng kebaikan untuk meraih hati manusia, dan membawanya kepada jalan yang salah.

Oleh sebab itu, maknailah segala sesuatunya dengan positif. Karena hidup memang diciptakan untuk hal yang positif, bukan untuk yang negatif. Tuhan ingin anda belajar dari segala sesuatu dan membuat segala sesuatu dari apa yang anda pelajari tersebut, yang tentunya sesuatu yang positif. Tentunya, tidak mungkin seorang Tuhan jahat pada anda bukan? Tentunya, Allah ingin segala sesuatunya baik untuk anda bukan? Lihatlah kepada Yesus yang telah mengorbankan nayawa untuk Anda.

Terakhir, saya ingin menutup ini dengan kutipan dari lagu Dewa 19 yang berjudul “Hidup adalah Perjuangan” :

“Tak ada yang jatuh dengan Cuma-Cuma, kebenaran bukan sebuah kenyataan.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s