1/21. Renungan Hari Ini : Belajar dari Tuhan

Image

“Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan”, Amsal 1:7

Pernah tidak kita bertanya-tanya apa sih, atau siapa sih yang sebenarnya menciptakan kita? Pernah tidak kita bertanya-tanya kenapa sih hidup ini seperti ini?

Jika pernah, maka anda akan penasaran dengan jawaban tersebut dan mungkin anda sedang mencari jawaban itu di dalam buku, website, atau dari orang lain. Dan, ketika anda mencari jawaban tersebut, akan muncul berbagai teori. Namun, dari semua teori yang ada itu, mungkin anda akan menemukan kata Tuhan dari salah satu teori itu.

Menurut saya, Tuhan adalah jawaban dari pertanyaan kita di atas. Saya tidak dapat menunjukkan secara pasti Dia ada dimana, tetapi, saya dapat mengatakan bahwa Dia ada di hati kita. Untuk merasakannya, memang dibutuhkan ketenangan dari kebisingan pikiran kita sendiri, dan sering kali, banyak orang yang tidak menemukannya karena kebisingan tersebut, dan lari kepada jalan lain.

Kembali ke topik, hari ini Amsal dengan jelas memberitahukan kita untuk belajar dari Allah. Amsal menyatakan dengan jelas “Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan..”, mengapa? Tuhanlah pencipta kehidupan ini, tentunya Ia tahu segala sesuatu tentang bumi ini dan isinya. Termasuk segala sesuatunya tentang manusia.

Ayat ini kemudian diperjelas di dalam Amsal 3 : 5, “Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar pada pengertian manusia.” Manusia terkadang lupa akan Tuhan ketika Ia menghadapi sesuatu. Seperti dalam menyelesaikan masalah misalnya, manusia lebih suka memakai caranya sendiri, yang akhirnya terkadang memunculkan perselisihan. Manusia lebih memilih egonya sendiri dibandingkan untuk bertanya dan memohon pada bimbingan Tuhan, yang biasanya berujung pada kehancuran.

Ada juga manusia yang senangnya mengandalkan dunia ini, apalagi adanya kecanggihan teknologi di zaman ini. Padahal, apa yang berasal dari dunia ini tidak sempurna dan dapat musnah suatu saat. Selain itu, dunia tidak mengetahui segalanya. Tetapi, Tuhan sebaliknya.

Jika anda mengerti dan mempercayai apa yang saya maksudkan, maka anda bisa memulai untuk mencari Allah sekarang. Berdoalah di dalam keheningan, dan kosongkan pikiran anda dari segala isinya, fokuskan perhatian anda padaNya, dan tanyalah dan mohon bimbinganNya dalam setiap permasalahan Anda.

terakhir, sebelum saya tutup, saya ingin mengajak anda untuk reasoning sedikit. Mungkin anda meragukan saya dengan adaNya Tuhan. Tapi, saya sendiri merasakanNya di dalam hati saya. Bayangkan saya sedang memukul anda. Tentunya yang anda alami adalah sakit, tapi darimana saya tahu anda sakit? Itulah Tuhan, sesuatu yang hanya dapat dirasakan dan dihikmati dengan hati.

Percayalah pada Tuhan, dan semoga Tuhan selalu beserta Anda. Amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s